FUNGSI BANK SEBAGAI LEMBAGA INTERMEDIASI DI MASA PANDEMIC COVID 19: ANALISIS KOMPARATIF

  • Listri Herlina Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Membangun (INABA)
Keywords: Pandemi Covid-19, Perbankan, DPK, Kredit, Lembaga Intermediasi

Abstract

Pandemi Covid-19 telah masuk ke Indonesia sejak Maret 2020. COVID-19 ini bukan hanya pandemi global dan krisis kesehatan masyarakat, akan tetapi juga sangat mempengaruhi ekonomi dan pasar keuangan. Kasus positif Covid -19 sejak Maret Hingga Desember 2020 mencapai 743.198 kasus dan segala upaya dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dalam memutus rantai penyebaran virus. Salah satu usaha yang dilakukan pemerintah adalah dengan penerapan kebijakan PSBB yaitu pembatasan sosial berskala besar yang bertujuan untuk membatasi aktifitas diluar rumah. Hal ini merupakan tantangan bagi aktivitas usaha di berbagai sektor.

Perbankan yang berfungsi sebagai lembaga intermediasi sangat merasakan dampak penerapan PSBB karena dengan pembatasan sosial ini melemahkan kemampuan bank dalam menghimpun dan menyalurkan dana.

Penelitian ini merupakan analisis komparatif yang bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi Covid-19 pada industri perbankan dari sisi Kegiatan Intermediasi Bank. Penelitian menggunakan sampel 7 Bank Umum yang termasuk kedalam kategori BUKU IV. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dari ketujuh Bank BUKU IV, BNGA merupakan Bank dengan peningkatan DPK tertinggi yaitu sebesar 23% dan PNBN merupakan bank dengan penurunan penyaluran kredit terbesar yaitu sebesar -13%.

Published
2021-04-02